Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Maret 2014

Amazing Math





Very interesting & meaningful msg to share:

If:
A B C D E F G H I J K LM N O P Q R S T U V W X Y Z
Is equal to;
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Then

H+A+R+D+W+O+R+K ;
8+1+18+4+23+15+18+11=98%

K+N+O+W+L+E+D+G+E ;
11+14+15+23+12+5+4+7+5=96%

L+O+V+E;
12+15+22+5 = 54%

L+U+C+K ;
12+21+3+11 = 47%

None of them makes 100%.
Then what makes 100% ???

Is it Money?
NO !!!

M+O+N+E+Y= 13+15+14+5+25=72%

Leadership?
NO !!!

L+E+A+D+E+R+S+H+I+P= 12+5+1+4+5+18+19+8+9+16=97%

Every problem has a solution, only if we perhaps change our "ATTITUDE".

A+T+T+I+T+U+D+E ;
1+20+20+9+20+21+4+5 = 100%

It is therefore OUR ATTITUDE towards Life and Work that makes
OUR Life 100% Successful..

Amazing mathematics
، and thats why I love it cus it's like our life.
Beautiful message!

  •  Stay away from Anger..
  •   It hurts ..Only You!
  • If you are right then there is no need to get angry,
  • And if you are wrong then you don't have any right to get angry.
  • Patience with family is love,
  • Patience with others is respect.
  • Patience with self is confidence and Patience with GOD is faith.
  • Never Think Hard about the PAST, It brings Tears...
  • Don't think more about the FUTURE, It brings Fear...
  • Live this Moment with a Smile,It brings Cheer.
  • Every test in our life makes us bitter or better,
  • Every problem comes to make us or break us,
  • The choice is ours whether we become victims or victorious.
  • Beautiful things are not always good but good things are always beautiful.
  • Do you know why God created gaps between fingers?
  • So that someone who is special to you comes and fills those gaps by holding your hand forever.
:) Happiness keeps You Sweet..But being sweet brings happiness. :).

Do Share it with all the beautiful People In your  Life

Rabu, 19 Maret 2014

Is this a good choices?


Bagaimana menjalani hidup yang baik? Mungkin cara terbaik untuk dapat menjalani hidup yang baik adalah dengan tidak pernah mengeluh dan menjalani hidup yang sudah diciptakan sempurna buat kita para manusia ini. Namun kembali lagi, kita sebagai manusia ini bisakah tidak pernah mengeluh dalam menjalani hidup? Berat memang untuk menjalaninya, tetapi hidup adalah pilihan

Ya benar, hidup adalah pilihan. Kalau Anda tidak mau menghadapi masalah dan berharap hidup akan mulus dan selalu indah, saran saya Anda harus memikirkan option untuk mengakhiri hidup. Karena dengan adanya masalah dan cobaan inilah hidup kita akan terasa lebih "hidup".

Di dalam hidup kita memang selalu di hadapkan dengan sebuah pilihan, tetapi pada dasarnya pilihan itu selalu memiliki akibat baik dan buruk. Misalnya Anda membuat suatu pilihan yang salah, entah apa itu, tetapi Anda menyesal telah memilih opsi tersebut, dari kesalahan yang sudah Anda ambil pasti ada akibat baik dan buruknya kan? entah itu buruknya yang banyak atau lebih banyak baiknya. Tapi saya meyakini satu hal "Setiap keputusan yang sudah kita ambil, akan ada resiko yang akan kita hadapi. Hadapilah, karena ini adalah keputusan kita". Ya, kadang hanya ini pegangan saya.

Tapi kadang  proses melilih lah yang paling sulit. Memilih suatu pilihan kadang juga bisa membuat kita stress. Kalau kita benar - benar seorang good planner kita pasti akan memilih sebuah pilihan dengan perhitungan maksimal. ya kecuali kalau Anda memang seorang yang dengan mudah mengambil keputusan pasti Anda tidak akan banyak memikirkan pilihan itu sendiri, tapi pada waktunya pasti jadinya menyesal.

Sebenernya bagaimana sih cara memilih sebuah pilihan hidup dengan baik itu? kalau menurut saya dari awal sih semua keputusan itu pasti akan menimbulkan resiko. Nah resiko ini yang harus kita hadapi, kalau bisa diminimalisir lah. Awalnya kita harus memilih jauh kedepan, dampak dari pilihan kita itu. kemudian baru kita bisa menentukan pilihan yang kita anggap terbaik. Terbaik bagi kita bukan berarti terbaik bagi orang lain loo, dan tidak salah juga kalau kita mendengarkan dan menanggapi mungkin bisa mengambil sikap akan saran yang diberikan orang lain.

Oke panjang lebar ini sebenernya ujung - ujungnya adalah sebuah curhatan aja, kenapa saya membicarakan sebuah pilihan? ya inilah memang sepertinya terlalu banyak pilihan yang harus di pilih. Atau bukan banyak mungkin lebih tepatnya, melainkan ketidaktahuan akan baik buruknya keputusan yang akan saya ambil (Sekarang malah sudah saya putuskan).

Oke banyak banget pilihan yang sudah saya ambil, yah dari mulai bisa menentukan pilihan sampai sekarang setua ini. Diantara putusan terbesar saya adalah untuk menikah yang dikata orang terlalu muda. Yahh mungkin memang terlalu muda, tapi sekarang saya enjoy, dan dampak buruk dari keputusan ini malah saya "anggap" sudah tidak ada. kenapa? ya saya bahagia.

Akh sudahlah, mungkin cerita ini terlalu menggantung. hanya sekarang sedikit susah untuk mencurahkan ke dalam tulisan. Mungkin lain kali sajalah :)

Sabtu, 28 Desember 2013

Let's Talk About Love

Cie – cie.. kita mau bicarain cinta nih yee.. wah ada apa ini? Kenapa ini? Ada angin apa sehingga seorang Ivan yg notabene di cap orang paling gx romantis sepanjang sejarah peradaban manusia mau bicara Cinta?
Sebenernya inspirasi baru datang ketika melihat twit twit galau yang bicara mengenai cinta. Cinta itu apa sih sebenernya? Dan cinta tentunya ada berbagai macam bentuknya nih. Entah cinta terhadap Ibu atau orang tua, cinta terhadap hewan, cinta terhadap lingkungan, cinta music, cinta laura atau cinta monyet.

Tapi tidak, kali ini kita tidak bukan membahas jenis cinta yang itu, kali ini kita akan membahas mengenai cinta terhadap pasangan hidup. Yang saya maksud dari cinta terhadap pasangan hidup ini adalah pasutri lo yah bukan yang masih pacaran. Kenapa? Yap cinta terhadap pacar itu bullshit, secara personal saya tidak percaya cinta terhadap pacar. Kalau saya bilang sih, cinta macam itu hanya cinta anget² tai ayam. Coba bayangin tai ayam, kalau pas pertama baru kluar dari tuh ayam pasti akan hangat dan baunya akan menyebar sampai penjuru dunia (yg punya penciuman paling tajam tentunya :red), setelah agak lama maka tai akan kering, memudar dan berubah menjadi debu, terus terbang ditiup angin. Inilah sebabnya saya dulu buru² nikah, takut kalau cinta bakalan berubah menjadi debu (cieh – cieh). Kalau menurut saya sih keseriusan cinta terhadap pasangan itu hanya bisa dibuktikan dengan adanya Ijab Qabul, bukan perkataan saja. Karena dengan begitu kita sudah berjanji dihadapan Tuhan. Nah konsekwensinya sekarang sudah berubah, yakni Antara kita, pasangan kita, orang tua kita dan Tuhan. Jadi harus serius dong, kalau yang tidak serius setelah menikah yhaa itu urusan masing² pribadi dengan Tuhannya.

Nah cinta kalau kita setelah menikah rasanya bisa makin dalam dan besar loohh.. kalau gx percaya buktikan saja. Karena sudah Halalan Toyiban kita jadi merasa tidak ada beban untuk berpegangan (dan sebagainya selayaknya suami istri lah). Dan lebih enaknya lagi, masyarakat mendukung apa yg kita lakukan J Beda kalau kalian masih pacaran, ukh, udah was – was nanti dimarahin warga kalau pacaran berlebihan, dah gitu dosa yang di dapat itu? Aduuhh mampu gx tuh kita nanggungnya. Bukannya sok ato apa sih? Sebenernya ini buat ngomporin saja buat kalian² yang belum “sah” secara hukum dan agama aja sih.
Sebenernya cinta itu apa sih?

Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi – Wikipedia.

Cinta itu adalah imaginasi tanpa makna – Pujangga

Aishh indah² banget orang kalau ditanya cinta itu apa (eh kayaknya ini buat yang sedang keenakan merasakan cinta deh). Lain halnya kalau orang yang sedang terpuruk karena cinta (baca Galau). Maka cinta itu berubah sedemikian rupa menjadi amat sangat buruk? Kenapa bisa begitu? Entahlah.. mungkin karena proyeksi pribadi itu sendiri. Lagian mainin cinta sih.. yha pasti dimarahin Bapaknyalah (loohh??)
Ehm sedikit curhat yah buat kalian yang mau denger. Cinta itu ibarat air (banyak banget cinta kalau diibaratkan semua benda rasanya bakal masuk di cinta ini) Nah Air. Iya air yang itu. Air kan kalau digenggam pasti bakalan lari entah kemana. Beda kalau kita membiarkan dia mengalir. Dia pasti bakalan mengalir seuai alur dan bentuk wadahnya. Dulu itu masalahya saya pernah sangat suka seseorang, tapi ya itu karena terlalu digenggam cinta itu entah kemana. Makanya saya sekarang mencoba untuk membiarkan dia mengalir. Hasilnya cinta saya sama Istri saya bisa bertahan lama (semoga as long as I lived – aamiin).

Sebenernya cinta itu gampang koq, kita tinggal menerima semua kelebihan dan tentunya semua kekurangan pasangan kita koq. Yang susah itu yha menerimanya ituu.. kenapa susah? Pengalaman mengatakan bahwa mencintai itu kita bisa merubah sifat buruknya. Merubah sesuai keinginan kita. Itu salah harusnya bukan merubah tapi meminta mengurangi sifat buruknya. Kalau bener – bener cinta, pasti bakal dikurangin koq. Jadi gx harus kita merubah sesuatu dari dia, terima dia apa adanya. Suatu saat pasti ada mukjizat (baca Hidayah) buat dia.

Akh ngobrolin cinta memang gx bisa ngerti sih.. habisnya saya gx pernah berkenalan sama dia.

Jadi begitulah, buat intermezzo biar kalian gx baca curhatanku aja (walopun sempet curcol sih).

Kamis, 26 Desember 2013

17 Hal yang Harus Diingat

Great Day My Friend,
Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi menganai 17 Hal yang Harus Diingat dalam hidup kita. A Great Motivation yang saya dapat dari milis, apa saja 17 hal itu? ini dia..j


  1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.
  2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
  3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).
  4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.
  5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.
  6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.
  7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!
  8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
  9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.
  10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.
  11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
    oleh orang yg mendengarkannya.
  12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.
  13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
    budi orang2 yang telah membantu kita.
  14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!\
  15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna dengan siapapun juga.
  16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.
  17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi
    fisik. Semua orang itu SAMA!!!
Thats all, semoga bermanfaat :D 

Sumber : milis 

Senin, 25 November 2013

Just Sharing

Nahh kali ini mo posting moivasi lagi nih..
Dape dari milis, mungkin tidak usah dipertanyakan kebenarannya, tapi ambil hikmahnya :)

Di Victoria British Columbia, ada satu SPBU milik pebisnis sekaligus motivator bernama Dunsmuir.

Meski hanya SPBU, tapi SPBU ini sangat terkenal dan maju. Sebagian besar SPBU di AS adalah self service, tetapi di SPBU milik Dunsmuir, ada 4 orang pekerja yang melayani setiap mobil yang datang.

Pekerja 1 membukakan pintu
dan mempersilahkan penumpangnya keluar,
kemudian memakai penyedot debu untuk membersihkan bangku dan interior mobil.

Pekerja 2 membuka kap mobil untuk mengecek olinya.

Pekerja 3 mengisi tangki bahan bakar sambil membersihkan semua kaca jendela mobil.

Pekerja 4 mengecek ban mobil.
Semua dilakukan dengan ramah dan bersahabat.

Kebanyakan pekerja itu adalah anak-anak muda. Menjadi petugas pompa bensin tentu bukan profesi idaman karena bukan pekerjaan bergaji tinggi.

Namun Mr. Dunsmuir selalu menekankan bahwa sangat mungkin pengemudi mobil yang mereka layani adalah calon bos mereka.

Artinya, jika mereka melayani dengan baik dan bersemangat, itu akan menjadi promosi yang baik.
Faktanya memang demikian, banyak dari pekerja SPBU itu kemudian direkrut oleh para bos yang terkesan dengan etos kerja mereka.

Hal itupun memotivasi para pekerja untuk selalu melayani dengan prima dan SPBU itu seolah menjadi batu loncatan dan "kampus" kehidupan mereka.

Tak heran, SPBU itu selalu kebanjiran pelamar. Dan reputasi SPBU dengan pelayanan istimewa itu juga membuatnya selalu laris.

Yang tak kalah menarik, para mantan pegawai Mr. Dunsmuir juga kemudian selalu mengisi bahan bakar di situ.

Moral:
1. Kunci suksesnya adalah
"EXCELLENT SERVICE & MOTIVASI YANG MENYALA" selalu melayani yang terbaik, semaksimal kemampuan kita dengan senang hati.

2. Hal itu juga berlaku bagi semua orang. Walaupun pekerjaan yang kita kerjakan saat ini bukan pekerjaan impian kita, tapi jika itu kita lakukan dengan sebaik-baiknya, itu akan membawa kita ke promosi yang sesungguhnya

3. Kita tidak akan pernah rugi jika memberi pelayanan terbaik! Menolong orang lain berarti menolong diri sendiri.
NOTE: sumber dari email broadcast twinardi09, semoga bermanfaat

Kamis, 21 November 2013

Pemenang Kehidupan



Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”

Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”

“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.

“Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri.”


Sahabat, Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.

Coba renungkan. Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu? Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

 “Pemenang kehidupan” adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, yang tetap manis di tempat yang sangat pahit, yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar, serta tetap tenang di tengah badai yang paling hebat.

Sumber : http://iphincow.com/2013/09/14/pemenang-kehidupan/

Sabtu, 19 Oktober 2013

6 Alasan Ridho Suami adalah Surga Para Istri


Berikut ini adalah enam alasan mengapa ridho suami adalah surga untuk para istri.

1. Seorang suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintai istrinya yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidup, bahkan sering kali rasa cinta kepada  istrinya lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.

2. Seorang suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah dan ibunya sehingga dia meningkat dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkah istrinya, perempuan asing yang baru sahaja dikenalinya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.

3. Seorang suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi keperluan anak-anak seorang istri dan istrinya. Padahal dia tahu, di sisi Allah, seorang istri lebih harus dihormati tiga kali lebih besar oleh anak-anak dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun seorang suami merasa iri hati, disebabkan suami mencintai istrinya dan berharap sang istri memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi Allah.

4. Seorang suami berusaha menutupi masalahnya di hadapan seorang istri dan berusaha menyelesaikannya sendiri. Sedangkan seorang istri terbiasa mengadukan masalah pada suaminya dengan harapan dia mampu memberi penyelesaian. padahal mungkin saja di saat istri mengadu, suami juga sedang mempunyai masalah yang lebih besar. namun tetap saja masalah istrinya diutamakan berbanding masalah yang dihadapi sendiri.

5. Seorang suami berusaha memahami bahasa diam istri, bahasa tangisan istri. Sedangkan seorang istri kadang hanya mampu memahami bahasa lisannya saja. Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.

6. Bila seorang istri melakukan maksiat, maka dia akan ikut terseret ke neraka, karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiat seorang istri. Namun bila dia bermaksiat, seorang istri tidak akan pernah dituntut ke neraka. Sebab apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri. [halim islam]

Selasa, 08 Oktober 2013

My Life is continued :)

Yahh, as per judulnya nih, hidup kan harus terus berjalan apapun yang terjadi toh? :)

By the way on the way bus way, lama tak jumpa. Padahal kemaren - kemaren dah commit mo posting sesering mungkin. yah apa daya tangan tak sempet.

Cerita mengenai pernikahan saya, yah sekarang sudah berjalan 8 bulan. Wah gx kerasa sebenernya. Istri saya kemaren sempet hamil 9 minggu. Yah walopun pada akhirnya harus digugurkan :(.

Selama masa pernikahan kita, kita dah berusaha nih buat menghadirkan buah hati di keluarga kecil kita. Dan datang jugalah kabar itu akhirnya. yahh.. Seneng banget rasanya mengetahui bahwa saya bisa melaksanakan salah satu tujuan hidup manusia. yahh mnurut orang² sih hamil muda itu harus di jaga dengan benar, karena itu adalah masa - masa yang sangat riskan. Yahh kita berusaha dong, 1 bulan pertama saya sudah ke dokter dan cek USG. yahh dari situ cuman ketahuan bahwa istri saya memang hamil. Oke.. jalan 8 mingguan, istri saya pulang kerja (habis masuk malem). eh buat informasi saja, istri saya baru saja pindah bagian kerja. Dulu dia adalah seorang operator mesin wire bond, sekarang dia pindah ke Back grind. yahh karena di back grind ini gx ada operator lagi, dan istri saya baru ketahuan hamil setelah pindah ini. Karena seharusnya orang hamil gx boleh masuk malem, dan harus masuk normal shift, karena baru pindah station ini jadi gx bisa change shift dahh..

oke lanjut. Nah ceritanya Istri saya mo bikin kue tart sama adek sepupunya, jadi hari itu saya berencana untuk datang telat ke kantor untuk mengantar belanja. Dan akhirnya setelah saya belanja ke pasar (bersama adek sepupu ipar saya) pulang lah kami ke rumah. Ehh ternyata istri saya keluar flek. naahh sumpeh saya bingung harus gimana. Singkat cerita saya pergi ke bidan, dan disuruh langsung ke Rumah sakit untuk USG. yha sudah pergilah kita. Dan setelah USG, vonis menyatakan Blighted Ovum. So wow.

Kuagetnya belum ilang, ditambah harus segera ke ruang bersalin. haduh², orang kehamilah yg dinanti koq yha disuruh gugurin. Karena tidak percaya dengan vonis tuh dokter kita pindah ke dokter yg laen. Eh, hasilnya sama juga. Okelah kita terima keadaan. Dan sore itu kita ke rumah sakit lagi menjalankan kuretase. Eh saya kira kita pergi ke rumah sakit sore itu langsung di kuret. Oh noooo.. ternyata tidak. Istri harus menjalani serangkaian proses, dari inject infus. sampe pemasukan obat dari vagina. OMG, gx tega rasanya.

Tapi Alhamdulillah proses yg berjalan 2 hari 2 malam itu berjalan lancar. dan sekarang tinggal masa penyembuhan saja. hmm, banyak yg membesarkan hati kita. hehe mreka pada bilang karena kita masih muda jadi masih banyak kesempatan. minta do'anya yah temen² :D

Eh, ngomong - ngomong saya sekarang kuliah looo.. hehehe, akhirnya terwujud cita - cita saya melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Saya masuk fakultas ekonomi jurusan akuntansi di Universitas Riau Kepulauan. haha banyak yg gx setuju, mreka pikir aku lebih cocok menjadi teknisi, seorang insinyur mungkin dari pada seorang akuntan. padahal aku pengen banget belajar akuntansi, dari perpajakan, pemerintahan, auditor. hmm menarik gitu rasanya.

Dan untuk masalah kerjaan, yep saya masih kerja di PT ini (eh udah tau nama PT aku kan? kalo belom PM aja). pengen sih sebenernya keluar nyari penghidupan yang laen, ehbuseh, liat temen² yang luntang - luntung gx keruan nyari kerjaan, jadi males nyari kerjaan. wkwkkw. jadi sudahlah kita pertahankan saja kerja di sini. setelah kepergian orang yang tidak mengenakkan itu, keadaan perusahaan ini semakin nyaman koq. hahaha.


Sabtu, 29 September 2012

Ibu Maafkan Aku!


 bunda

 Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya.
Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun.
Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan.
Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”
” Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu
“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi.
Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.
“Adaapa nona?” Tanya si pemilik kedai.
“tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.
“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,…
ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”
“Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai
Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata
“Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi utukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”
Ana, terhenyak mendengar hal tsb.
“Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.
Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia mnguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya.
Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya.
Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas.
Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang”
Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.
Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita.
Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.
===============================================================
Ibu, Maafkan Aku…!!! (seri-2 Tamat)


Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya
Suaminya sudah lama meninggal karena sakit
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi
Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi
Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati”
Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya
Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap
Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung
pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari
di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi
Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya”
Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan
Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman
Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan
Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya
Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba
Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang
Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada
Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir darah Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat
Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah
Tahukah anda apa yang terjadi?
Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah
dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi,
dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata
Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan
Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya

Jumat, 28 September 2012

Edisi Ngomporin Nikah Muda



Tanya Jawab untuk mengompori pemuda - pemudi supaya cepat menikah.

“Mau nikah tapi belum ada modal mas?”
Nikah kok pake nunggu ngumpulin modal, emang mau buka toko!. Nikah kok nunggu mapan, nunggu kaya, nunggu sejahtera. Kebalik tuh. Segera nikah, biar segera dimapankan, dikayakan, disejahteraka.

“Tapi saya masih belum lulus kuliah mas?”.
Emang sejak kapan rukun nikah pake ijasah?.

“Saya belum punya kerjaan tetap mas?”.
Nggak penting itu punya pekerjaan tetap, yg penting tetap punya penghasilan.

“Padahal rencana saya nikah umur 30-an gitu mas”
Coba deh diitung2, umpama cowok nikah usia 30. Anaknya lulus kuliah udah berapa tuh usia sang bapak?. Yup, lebih dari 50 taun. Kalo nikahnya umur 20?. Usia 40-an sudah bisa gendong cucu tuh.

“Apa sih mas perbedaan besar antara pacaran dg nikah?”
Pacaran? Rawan maksiat. Nikah? Rawan rahmat.
“Nikah muda itu bahaya lho mas, psikis pasangan muda kan labil?”.
Mangkanya buruan nikah, biar segera stabil.

“Masak putus? Pacar saya udah sayang banget ma saya mas”.
Buat kalian yg masih melihara pacar, katakan pada pacar kalian, “Bukti cinta sejati bukan “I love you”, tapi “qobiltu".

“Mas, saya nunda nikah karena belum siap dari segi finansial?”.
Lho, kenapa nikahnya yg ditunda, kenapa nggak finansialnya aja yg dipercepat?

Status ngomporin nikah ntar lagi dilanjut ya. Istri ngajak jalan2 lagi nih
Oh ya, jalan2 sama istri itu ngoleksi pahala, lho. Kalo sama pacar? Jawab sendiri dah.
 
“Cieee, si mas mentang2 udah nikaaah  “
Cieee, mentang2 yg belum berani nikaaah.

“Apa sih mas enaknya nikah muda?”
Bocoran nih ya, ibu saya dulu nikah usia 17 taun, sekarang di usia beliau yg baru 42 taun, beliau udah tenang, karena anak2nya dah lulus kuliah, bahkan anaknya yg paling imut nih dah berani berumahtangga, hehe.

“Nikah muda itu bahaya lho mas. Rawan perceraian, karena kondisi emosional, finansial, psikis, anak muda masih labil. Nikah muda itu rawan lho mas. Bayi yg lahir oleh pasangan muda itu bla bla bla”.
Udahlah, jangan banyak alesan, diketawain sama ibu saya tuh.

“Saya sering liat ada orang dewasa yg nggak nikah2?”
Lelaki dewasa yg belum juga berani nikah kemungkinannya hanya 2: terlalu banyak maksiat, atau kejantanannya perlu dipertanyakan.
Udahlah, daripada tersinggung, mending berubah.

“Jangankan nafkahin istri, nafkahin diri sendiri saja belum bisa!”.
Hah? Usia mudanya dipake ngapain aja tuh?

“Mas, saya pingin membahagiakan ortu dulu. Masak baru lulus, baru kerja, langsung minta nikah?”
Hey, bukankah lebih keren kalo kita membahagiakan ortu, istri, juga mertua sekaligus?

“Saya mau fokus di karir dulu mas”
Astaghfirullah, masih nggak percaya juga dg firman Tuhan?. Nikah itu ngundang rezeki, bukan malah menghambatnya. Udahlah, pokoknya orang keren adalah orang yg nggak suka cari2 alasan.

“Mas, modal nikah itu berapa sih?”
Seringan mungkin. Sesederhana mungkin. Muslimah mulia adalah yg ringan maharnya. Resepsi, sesederhana mungkin. Undangan, sehemat mungkin. Jangan boroskan duit di resepsi.

“Mas, adakah penelitian yg membuktikan nikah bikin kaya?”
Buanyak. Mangkanya sempetin baca buku, nggak baca status doank.

“Kenapa ada yg usai nikah tapi hidupnya malah berantakan?”
Yg usai nikah dan lebih bahagia juga membludak. Jadi yg salah bukan nikahnya, tapi faktor orangnya.

“Kenapa kita lebih disaranin nikah muda?”
Biar agama kita disempurnakan oleh Tuhan di usia kita yg semuda mungkin.

“Kalo belum ketemu jodoh gimana, mas?”
sebagamana rezeki, begitulah jodoh. Rezeki memang ditangan Tuhan, tapi kalo nggak dijemput ya bakal ditangan Tuhan teruuus.
 
“Lha cara jemput jodoh itu gimana mas?”
Gitu masih ditanyain? Ckckckck.. katanya udah gedhe.
 
“Kenapa sih mas dari kemaren ngomporin nikah muda?”.
Karena saya pingin anak2 muda sebahagia kami, hehe.

“Boro2 nikah, kuliah aja nggak lulus2. Boro2 nikah, kerja aja nggak dapet2. Boro2 nikah, usaha aja nggak jalan2. Boro2 nikah, ortu aja belum ngizinin. Boro2 nikah, jodoh aja nggak dapet2
Ini nih pikiran anak muda yg pesimis. Asal tahu saja nih ya, di luar sana ada banyak banget yg nikah tapi kuliahnya makin lancar, yg nikah dan karirnya makin cepat, yg nikah dan usahanya makin melejit, yg masih muda tapi dapat jodoh yg hebat, yg masih muda tapi udah diizinin ortunya nikah. Kira2 apa yg bedain kalian dg mereka? Bener, mereka kreatif cari solusi, bukan cuma kreatif cari alesan. Mereka semangat cari jalan keluar, bukan cuma bisa ngeluh sambil fb-an 

“Aduh, mas, puasa2 gini ngomporin nikah"
Karena puasa itu nikmat banget. Yg dah nikah, sahur dibangunin istri. Yg belom nikah? Betah amat bertaun2 dibangunin alarm. Yg dah nikah, terawih berjalan ke mesjid bareng istri. Yg belom? Kaciiiaaan. Yg dah nikah, buka masakan istri. Yg belom? Betah amat seumur2 nasi bungkusan. Yg dah nikah, pas tilawah, ada yg dengerin, ada yg nyimak, ada yg benerin. Pas tidur, ada yg nemenin. Pas sedih, ada yg dicurhatin. Pas nangis, ada pundak tempat bersandar. *Ciyeee..  Daripada pingin, buruan berbenah, dan segera nikah muda.

Nikah ituuuu, menenangkan. Juga menyenangkan. Beneran. Apalagi nikah muda, beuuh, serasa kayak pacaran. Tapi ini pacarannya keren, pacaran setelah pernikahan. Daripada protes, daripada tersinggung, daripada panas, daripada pingin, mending berbenah, mending berubah, mending berdoa, semoga bisa tergapai cita-cita nikah muda.


created by : Ahmad Rifa’i Rif’an (Penulis buku Allah Inilah Proposal Cintaku)

--//--

Sepertinya dari semua pertanyaan di atas. jawabannya telah memuaskan saya. memantapkan hati saya. Semoga beberapa bulan ke depan saya bisa meminang kekasih Tercinta saya.

Sabtu, 12 Juni 2010

Sapa..!!

... SAPA adalah salah satu bentuk penghargaan kita terhadap orang lain? Maka apa yang menghalangi kita untuk lebih sering menyapa?

Saya pertama kali bertemu dengan perempuan itu kira-kira dua minggu yang lalu. Hampir saya berteriak kaget ketika masuk ke dalam angkutan KWK 02 dan bertubruk pandang dengannya. Apalagi tak seorang pun ada dalam angkutan jurusan Cililitan-Cilangkap itu.
....


Waktu menunjukkan pukul 22.00. Malam pekat. Saya pulang dari TIM, usai rapat dengan teman-teman Dewan Kesenian Jakarta. Saya memang sengaja tak naik taksi, agar bisa lebih hemat. Ah, saya menarik napas tak panjang. Perempuan itu tak berkedip menatap saya. Saya membuang wajah ke jalan raya, tak mau balas menatap.

Ya Allah, siapa dia? Kapan ia turun? Di mana ia turun? Ada apa dengannya? Pertanyaan-pertanyaan itu berkecamuk di benak saya. Apakah ia gila? Mau menodong? Apa ia akan membayar ongkos? Atau perlu saya bayari? Akhirnya, setelah cukup lama berdua-dua di angkot, perempuan itu pun turun di depan panti jompo, Cipayung. Entah mengapa saya merasa lega sekali.
....

Setelah kejadian tersebut saya masih beberapa kali bertemu perempuan itu.


Sukar bagi saya menggambarkan sosoknya. Ia legam dan sedikit bungkuk. Badan pendek, seolah bersisik. Rambutnya pendek dan acak-acakan, seperti tak pernah disisir. Matanya bulat seolah mau keluar dari kelopak. Bibir sumbing sedang giginya panjang tak beraturan. Ia memakai baju kumal yang membuatnya semakin kusam saja. Pergelangan tangannya dipenuhi gelang karet berwarna-warni.

Dua kali saya bertemu dalam angkot. Pertama hanya berdua, dan berikutnya beramai-ramai dengan 6-7 orang lainnya. Semua tak ada yang 'berani' melihatnya. Ia seperti orang yang entah datang dari mana dan terus menatapi para penumpang satu persatu. Malah setelah ia turun dari kendaraan, seorang lelaki berkata: "Gila, saya kira penampakan! Serem banget tuh perempuan!"

....

Setelah pertemuan kedua, entah mengapa saya mulai berpikir bahwa ia hanyalah perempuan biasa seperti juga saya. Ia mungkin bekerja di suatu tempat sebagaimana saya. Wajahnya memang seram, namun bukankah ia tak pernah sekalipun mengganggu?


Hari berikutnya, KWK 02 yang saya naiki dari Cililitan, dipenuhi penumpang. Saya melihat perempuan itu naik dari Kramat Jati.


Begitu ia hadir, hampir semua penumpang buang muka atau menunduk.
Pokoknya tak mau melihat, dan kalau bisa tak dekat dengannya.


Ia masuk, mengangguk pada saya. Saya terpana dan membalas anggukannya.


Tak lama seorang ibu-yang tampak terpelajar-membagi-bagikan brosur dalam angkot. "Ada lowongan kerja di perusahaan saya. Langsung daftar aja. Gajinya lumayan loh," katanya.

Semua orang mendapat brosur, tapi tidak perempuan itu. Tiba-tiba saya merasakan sesuatu di batin saya.
Mengapa ibu itu tak mau memperlakukan wanita tersebut sederajat dengan penumpang yang lain? Apa karena ia buruk rupa? Apa karena ia dianggap tak pantas, meski sekadar memegang brosur wangi itu? Lantas mengapa jadi saya yang sedih?

Entah datang darimana, tiba-tiba saya sudah menyapa perempuan 'aneh' itu. "Kemana, mbak? Kita sudah beberapa kali bertemu ya? Ingat nggak?" sapa saya. Beberapa orang di dalam angkot nyaris terbelalak memandang saya seakan-akan saya adalah orang aneh lainnya di sana. Saya tersenyum saja.


"Iya mbak. Saya mengenali mbak," tuturnya sopan.

"Saya juga," saya tertawa. "Mbak dari mana? Kerja atau...?"


Saya mencoba untuk tak mempersoalkan wajahnya.
Ya Allah, hanya Engkau yang sempurna. Kami hanya sesame hambamu. Tak ada yang lebih di mataMU dari kami, selain taqwa kami. Sungguh, siapa menjamin aku lebih baik dari perempuan ini.


Tak lama kami sudah mengobrol dengan asyik.
Perempuan itu bercerita, ia menjaga anak kakaknya bila sang kakak pergi bekerja.


"Kakak saya yang menggaji saya," katanya tertawa. Ia hampir setiap malam naik angkutan 02.


Lalu kami ngobrol soal hujan, banjir, soal panti balita dan panti jompo di dekat rumahnya, sampai soal tsunami. Saya sampai kaget sendiri bisa sejauh itu.

Tak lama, perempuan tersebut bersiap turun. Namun apa yang ia katakan sebelum sosoknya berlalu, tak mungkin bisa saya lupakan.


"Semoga Allah menjaga Mbak. Saya senang akhirnya ada orang yang mau negur saya, yang ngajak ngomong di angkot. Terimakasih ya. Assalaamu'alaikum," suaranya bergetar seperti ingin menangis.

Kata-kata perempuan itu berhamburan bersama angin. Namun saya sempat menangkapnya dan sesuatu terasa "nyes" di hati. Orang-orang dalam kendaraan itu tak ambil pusing.


"Gila nggak sih cewek itu?" celutuk seorang pemuda pada saya.

....

Saya menggeleng. Benar-benar menggeleng untuk beberapa detik. Pada akhirnya saya tahu betapa berarti, betapa mewah-nya sebuah sapa. Bukankah sapa adalah salah satu bentuk penghargaan kita terhadap orang lain? Maka apa yang menghalangi kita untuk lebih sering menyapa?

Bukan hanya pada mereka yang kita kenal, yang kebanyakan necis dan wangi. Namun juga menyapa mereka, yang tanpa sadar telah kita sisihkan dari jalan yang selama ini kita lalui.


Hari ini saya yakin, Mbak Sri, perempuan itu, bukan orang aneh. Ia hanya perempuan yang memendam rindu bertahun-tahun lamanya, hanya untuk sebuah sapa yang kau ucapkan di malam dingin.


by: Helvy Tiana Rosa

Karena Dia adalah Manusia Biasa


Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu?

Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban duniawi (cakep atau tajir :D manusiawi lah :P).

Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya. Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail percakapannya. Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan.

Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja.

kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu. Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa memutuskan menikah secepat ini.

"Kenapa kamu memilih dia?" Dia tersenyum simpul lalu bangkit. Berlahan dia membuka laci meja riasnya. Dia mengais lembaran kertas didalamnya.

Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan selembar amplop pada saya. Saya menerima amplop putih panjang

"Buka aja." Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya menebak warnanya pasti putih hehehe.

Saya membaca satu kalimat diatas dideretan paling atas.

"Busyet dah nih orang." Saya menggeleng-gelengkan kepala sambil menahan senyum. Sementara dia cuma ngikik melihat ekspresi saya.

Saya memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu.


Kepada YTH.

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya, calon adek buat kakak saya dan calon kakak buat adik saya

Di tempat


Assalamu'alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama ...... menginginkan anda ......untuk menjadi istri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Saat ini saya punya pekerjaan. Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak.

Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.

Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja.

Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa.

Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda ? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda.

Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya.

Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin.

Wassalamu'alaikum Wr Wb



Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat 'lamaran' yang begitu indah.

Sederhana, jujur dan realistis. Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga.

Surat cinta minimalis, saya menyebutnya :D.

Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia."

"Karena dia manusia biasa." Dia menjawab mantap. "Dia sadar bahwa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya.

Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari.

Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada. Iya kan ? Paling gak.

Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat nanti kita jadi gembel.

Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu.

Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya.

Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahnnya kelak.

Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'. Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta,

tahta dan 'nama'.

Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan.

Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama.

Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah.

Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya.

Maka semua menjadi indah.

Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan.

Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah.

Lalu, bagaimana dengan cinta ?

Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses.

Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya.

Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran garwo(sigaraning nyowo),

kalau diterjemahkan secara bebas. Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan jiwa).

Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa. Amin.

Selasa, 30 Juni 2009

Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan ?

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?

Apakah kejahatan itu ada?

Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.”

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”

“Tentu saja,” jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?” “Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?” Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”

Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”

Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”

Profesor itu terdiam.

Dan satu hal..
Tahukah Anda sekalian nama dari mahasiswa tersebut??
Namanya adalah Albert Einstein